Rabu, 11 November 2020

Solusi-solusi Mengatasi Kredit Macet saat Mencicil Mobil Bekas

 

Mobil Bekas

Memiliki kredit macet, pastinya tidak ada yang mau. Apalagi jika Anda sudah berusaha mengajukan kredit mobil dengan angsuran ringan seperti angsuran mobil bekas 2 jutaan. Harapannya dengan nominal angsuran yang terjangkau tersebut, Anda mampu untuk melunasi hingga periode kredit selesai dan tidak terjadi kredit macet. Sayangnya, terkadang ada hal di luar prediksi yang membuat munculnya masalah keuangan hingga kredit macet yang Anda takutkan benar-benar terjadi.

Kredit macet memang tidak selalu terjadi karena disengaja oleh pihak debitur yang memang berniat nakal. Sebab, ada beberapa hal yang mengganggu keuangan hingga akhirnya hal ini terjadi, antara lain:


  • Perilaku boros. Anda yang selama ini sering membeli sesuatu tanpa memperhitungkan anggaran cenderung lebih mudah mengalami kredit macet saat memiliki tagihan kredit.
  • Kehilangan pekerjaan. Dengan kehilangan pekerjaan, Anda otomatis tak punya sumber pendapatan untuk membayar cicilan. Anda mungkin masih bisa menggunakan uang dari tabungan, tetapi langkah ini belum tentu menjamin melunasi sisa cicilan.
  • Pengeluaran tak terduga. Adanya pengeluaran tak terduga seperti Anda atau anggota keluarga yang sakit, sehingga terpaksa uang untuk membayar cicilan digunakan untuk keperluan tersebut.

Solusi untuk mengatasi kredit macet

Setelah mengetahui faktor penyebab kredit macet, mari kita kupas solusinya sebelum Anda mengajukan pinjaman pembelian mobil di https://www.mocil.id/product/promo/dp-rendah.


  • Terapkan restrukturisasi

Penyusunan ulang atau restrukturisasi akan membantu Anda untuk mendapatkan nominal cicilan yang lebih terjangkau. Bisa karena penurunan suku bunga pinjaman, perpanjangan tenor, dan sebagainya. Namun, Anda juga perlu mengetahui kalau restrukturisasi hanya berlaku untuk orang-orang tertentu yang memenuhi syarat. Anda juga harus bertanggung jawab setelah mengajukan restrukturisasi kredit dengan memastikan sumber penghasilan tetap stabil untuk membayar cicilan.


  • Ajukan refinancing

Refinancing dapat diambil apabila restukturisasi kurang efektif atau tak sesuai kondisi ekonomi. Dengan langkah ini, Anda bisa memulai kredit baru dari awal, sehingga Anda akan mendapatkan perhitungan cicilan yang baru. Sama halnya dengan restrukturisasi kredit, nominal cicilan dari refinancing kredit juga umumnya akan lebih kecil dibandingkan dengan sebelumnya, sehingga dapat mengurangi beban keuangan Anda.


  • Melakukan over credit

Berbeda dengan 2 cara di atas di mana Anda masih memiliki tanggungan cicilan tetapi lebih terjangkan, over credit adalah memindahkan beban cicilan pada pihak lain dengan menjual kendaraan Anda pada pihak tersebut. Proses over credit yang dilakukan dengan resmi harus dengan sepengetahuan perusahaan pembiayaan. Tujuannya agar ketika terjadi masalah dengan cicilan setelah proses selesai, Anda tidak lagi ditagih melainkan orang yang membeli kendaraan Anda tersebut.

Dengan mengetahui 3 cara di atas, Anda tidak perlu lagi pusing ketika mengalami masalah keuangan hingga kesulitan membayar cicilan kendaraan. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

 

 

0 komentar:

Posting Komentar